Alat : sprei bersih, tempat tidur,selimut,pelintang,perlak,tempat keranjang kotor)
1. Cuci tangan pakai celemek(hanya improve), lalu tutup pintu dan jendela
2. Siapkan alat-alat yang akan digunakan, letakkan di dekat tempat tidur
3. balik tempat tidur, agar membuat nyaman pasien
4. pasang sprei yang bersih.
5. pasang perlak
6. pasang pelintang
7. lipat ujung-ujung sprei secara diagonal (agar lebih rapi)
8. rapikan tepi-tepi tempat tidur (masukkan sprei,perlak,pelintang yang masih berada diluar tepi tempat tidur)
9. letakkan selimut dan dilipat pada bagian kaki
10. ambil bantal dan sarung bantal, letakkan bantal yang sudah diberi sprei bersih ditempat tidur. tepuk/tekan ujung-ujungnya agar nyaman
11. rapikan barang-barang kotor kedalam keranjang kotor, lalu buka pintu dan jendela
12. Cuci tangan pakai celemek, lalu lepas dan gantungkan celemek pada tempatnya. (hanya improve)
Rabu, 17 Juli 2013
Materi PMR #cuci tangan pakai celemek
siapkan alat-alat (keran/ceret,air mengalir,handuk/waslap,celemek,sikat,sabun dan tempatnya)
letakkan kain pel (bila ada, kalau tidak tersedia cukup improve)
lepas segala benda yang ada ditangan (gelang,cinicin,jam tangan,dll)
singsikihkan baju lengan panjang sampai ke siku
cuci keran dan pegangan keran/ceret hingga ke mulut keran/ceret
ambil air, basahi tangan sampai ke siku
ambil sabun dengan cara tangan melintang, cuci sabun sebelum digunakan
sabuni tangan hingga berbusa sampai ke siku,sela-sela jari, dan kuku dengan cara searah
cuci sabun setelah digunakan lalu kembalikan pada tempatnya
ambil sikat, cuci sikat sebelum dan sesudah digunakan
sikat tangan mulai dari siku hingga kuku-kuku jari tangan dengan cara searah
bilas tangan sampai bersih. gunakan satu tangan untuk membantu membilas
keringkan tangan dengan handuk, dengan cara ditepuk-tepuk (agar pori-pori tangan tidak melebar/membesar)
ambil selemek dari gantungan, pegang tepi-tepinya. minta bantuan perawat satu untuk mengikatkan celemek.
*setelah melakukan perawatan, cuci tangan dengan celemek kembali(hanya improve) lalu gantungkan kembali celemek. Jika perawatan didalam ruangan bagian luar celemek tetap diluar. Jika diluar ruangan, bagian dalam celemek berada didalam. karena diluar ruangan banyak kuman.
letakkan kain pel (bila ada, kalau tidak tersedia cukup improve)
lepas segala benda yang ada ditangan (gelang,cinicin,jam tangan,dll)
singsikihkan baju lengan panjang sampai ke siku
cuci keran dan pegangan keran/ceret hingga ke mulut keran/ceret
ambil air, basahi tangan sampai ke siku
ambil sabun dengan cara tangan melintang, cuci sabun sebelum digunakan
sabuni tangan hingga berbusa sampai ke siku,sela-sela jari, dan kuku dengan cara searah
cuci sabun setelah digunakan lalu kembalikan pada tempatnya
ambil sikat, cuci sikat sebelum dan sesudah digunakan
sikat tangan mulai dari siku hingga kuku-kuku jari tangan dengan cara searah
bilas tangan sampai bersih. gunakan satu tangan untuk membantu membilas
keringkan tangan dengan handuk, dengan cara ditepuk-tepuk (agar pori-pori tangan tidak melebar/membesar)
ambil selemek dari gantungan, pegang tepi-tepinya. minta bantuan perawat satu untuk mengikatkan celemek.
*setelah melakukan perawatan, cuci tangan dengan celemek kembali(hanya improve) lalu gantungkan kembali celemek. Jika perawatan didalam ruangan bagian luar celemek tetap diluar. Jika diluar ruangan, bagian dalam celemek berada didalam. karena diluar ruangan banyak kuman.
PMR Spentigda :D
haloooo... :D harusnya aku cerita hal ini udah dari lamaaaa buanget, tapi baru ke inget hari ini :D
jadi, akhir-akhir ini, setelah lomba yang mengenaskan menurutku, anak-anak pmr lumayan sering main-main bareng, walaupun kami nggak semuanya satu angkatan, tapi kami bisa aja kompak :D di pmr spentigda ada seorang pelatih utamanya, namanya Pak Veri, tapi kita biasa panggil beliau Pak Ve :D kalau Pak Ve nggak bisa ngajar pas waktunya pmr, ada juga yang gantiin, kita panggilnya Om Syam. Emang sih kayaknya tua banget gitu, padahal orang aslinya masih muda :D Om Syam ini punya wibawa yang menurutku besar banget :D Om ini bisa memberi banyak story hidup :D prinsip yang paling nyantol di otak itu "pacaran itu cuman bonus, tugas utama kalian ya belajar. jadi kalau putus, gak usah galau" waduuh dahsyat :D kalau mau lomba dan Om Syam atau Pak Ve nggak bisa hadir, kita diajarin sama Mas Ucup :D Mas Ucup juga baik, cuman orangnya lebih tertutup dari Om Syam :D Mas Ucup mesti bingung kalau disuruh curhat :D tapi tetep aja seru :D kalau liburan, kita suka main bareng :D dan gara-gara pmr spentig juga aku ketemu sama lesbreng setiaku :D Imy :D kalau lagi main bareng, kami (aku,nina,imy,alya,dita,mas ucup,om syam) lebih sering main kartu, tapi nggak pake uang, soalnya kita cuman main ceblek nyamuk :D akhir-akhirnya pasti muka pada cemong-cemong tepung :D dan mas ucup adalah orang yang paling girang kalau ada yang kalah :D
jadi, akhir-akhir ini, setelah lomba yang mengenaskan menurutku, anak-anak pmr lumayan sering main-main bareng, walaupun kami nggak semuanya satu angkatan, tapi kami bisa aja kompak :D di pmr spentigda ada seorang pelatih utamanya, namanya Pak Veri, tapi kita biasa panggil beliau Pak Ve :D kalau Pak Ve nggak bisa ngajar pas waktunya pmr, ada juga yang gantiin, kita panggilnya Om Syam. Emang sih kayaknya tua banget gitu, padahal orang aslinya masih muda :D Om Syam ini punya wibawa yang menurutku besar banget :D Om ini bisa memberi banyak story hidup :D prinsip yang paling nyantol di otak itu "pacaran itu cuman bonus, tugas utama kalian ya belajar. jadi kalau putus, gak usah galau" waduuh dahsyat :D kalau mau lomba dan Om Syam atau Pak Ve nggak bisa hadir, kita diajarin sama Mas Ucup :D Mas Ucup juga baik, cuman orangnya lebih tertutup dari Om Syam :D Mas Ucup mesti bingung kalau disuruh curhat :D tapi tetep aja seru :D kalau liburan, kita suka main bareng :D dan gara-gara pmr spentig juga aku ketemu sama lesbreng setiaku :D Imy :D kalau lagi main bareng, kami (aku,nina,imy,alya,dita,mas ucup,om syam) lebih sering main kartu, tapi nggak pake uang, soalnya kita cuman main ceblek nyamuk :D akhir-akhirnya pasti muka pada cemong-cemong tepung :D dan mas ucup adalah orang yang paling girang kalau ada yang kalah :D
tapi nggak kerasa bentar lagi aku udah nggak bisa ikutan pmr :( karna kalau kelas IX udah nggak boleh ikutan kegiatan ekstra :( hal yang pasti buat aku kangen :(
Girang *curhat
halo readers... :D gue lagi girang nih hari ini. gak tau kenapa, tiba-tiba gue senyum-senyum sendiri. mungkin sedikit gila..:D tapi biarlah, dari pada gue nangis-nangis gak jelas, udah gitu yang di tangisin gak pernah ngerasa :D dan hari ini juga gue baru inget, kalau dulunya, sebelum gue tau dan ngerti apa itu perasaan ke cowok, gue itu orangnya ceria banget :D tapi pendiemnya nggak ketulungan :D tapi akhir-akhir ini gue jadi suka galau, biasalah, galauers indonesia :D dan gue lebih suka ngumpul bareng anak-anak terdekat gue waktu galau. kalau udah deket mereka, bawaannya pasti ketawa geje :D
Senin, 15 Juli 2013
Fall For You
Am F
The best thing about tonight's that
we're not fighting
C G
Could it be that we have been this way before
Am F
I know you don't think that I am trying
C G
I know you're wearing thin down to the core
F G
But hold your breath
C Am
Because tonight will be the night that I will fall for you
F
Over again
G
Don't make me change my mind
C
Or I wont live to see another day
Am
I swear it's true
F G
Because a girl like you is impossible to find
Am F C G
You're impossible to find
AM F
This is not what I intended
C G
I always swore to you I'd never fall apart
Am F
You always thought that I was stronger
C
I may have failed
But I have loved you from the start
Oh
BUKBER PMR
Judulnya sih emang pasaran banget, apa lagi di bulan puasa
gini :D buat gue, walaupun gue nggak ikut merayakan bulan puasa, tapi gue
termasuk orang yang tetep menghormati kalian kok :D Dan kemarin gue ikut bukber
buat kedua kalinya. Judulnya sih BUKBER PMR, tapi yang dateng yah itu-itu aja.
Palingan cuman lesbreng mania :D tapi ditambah satu personil cowok (berasa grup
band) dan dia emang satu-satunya cowok diantara kita :D Bukber kemarin buat gue
adalah bukber yang sumpah seru banget :D Dan dihari itu juga, buat pertama
kalinya gue mau dibonceng tuh orang :D seumur-umur, cuman ada satu cowok luar
ikatan keluarga yang pernah boncengin gue :D sekarang nambah satu lagi :D kita
milih bukber di salah satu penjual junkfood. Dan kita terphp disana :D Habis
itu kita main ke amazone. Disana terjadi suatu pertaruhan yang aneh antara gue
dan dia :D dan waktu lagi serunya main, eh, terjadi suatu kejadian yang super
buat ngakak :D dan kita semua langsung kabur :D Habis itu kita balik lagi ke
tempat makannya tadi, buat duduk + minum + makan :D dan tanpa ada yang tau,
waktu otw ke tempat bukbernya itu gue berasa terkacangi :D jadinya gue
nyanyi-nyanyi sendiri kayak orang bego gitu :D hari yang sangat membuat gue
bahagia :D gue berasa nggak punya beban sedikitpun :D dan waktu di karisma,
kami belajar bahasa Mandarin gitu :D padahal buku itu diperuntukkan bagi anak
TK :D
Kamis, 04 Juli 2013
Diana’s Lovely
“ Yasudahlah, kalau
memang kamu nggak bisa datang hari ini. Aku nggak meminta kamu buat datang
lagi. Kamu sudah terlalu banyak mendapat maaf, aku sudah capek, aku nggak kuat
harus memaafkan kamu lagi. “ cerca Diana pada orang diseberang.
“ Tapi sayang, maafin aku. Hari ini
hujan deres banget. Kamu sendiri tau kalau aku punya trauma berkendara waktu
hujan. Tolong mengerti keadaanku kali ini. “ pinta orang diseberang pada Diana.
“ Sudahlah.! Aku sudah lelah. Terserah
kamu mau bicara apa dengan alasan-alasanmu itu. “
Klik,
telfon diputus Diana tanpa basa-basi lebih lama. begitulah hubungan Diana
dengan Rico, cowok yang sudah hampir
sethun ini menjabat sebagai kekasih Diana. Sore itu, seharusnya Rico sudah
duduk manis di rumah Diana, tapi harapan indah Diana itu pupus sudah. “ Sabar Di, mungkin memang di rumah Rico lagi
hujan. Sabar ajalah. Tenangin dirimu. “ kata Nia, sahabat sejati Diana.
“
Tapi ini sudah empat kali dia ingkar janji dalam seminggu Ni. Aku sanagt
kecewa. “ kata Diana lalu meneteskan air matanya.
“ Sudah, jangan nangis. Suatu saat, Rico
pasti bisa mengerti apa yang kamu mau Di. “ hibur Nia. Diana terus saja
meneteskan air matanya. Matanya mulai memerah. “ cupcupcup, sabar ya. “ lanjut
Nia seraya menghapus air mata Diana.
“ Aku kangen banget sama dia Ni. Tapi
kenapa dia nggak bisa meluangkan waktunya sebentar saja buat aku. Aku ingin
bisa tertawa bersama dia seperti dulu. Aku ingin juga merasakan jadi pasangan
yang normal. ” kata Diana ketika sudah berhenti menangis.
“ Itulah konsekuensi hubungan jarak jauh
Di. Kamu harus kuat jalani ini semua. Lagi pula, sebentar lagi liburan, Rico
pasti bisa membenahi semua kesalahannya. “ kata Nia. Diana mencoba meresapi
makna kalimat Nia itu. Dan akhirnya ia bisa memaafkan Rico, kekasihnya itu.
Lagi-lagi Nia-lah yang menjadi mediator diantara hubungan sahabatnya itu.
“ Makasih ya Ni. Kalau saja nggak ada
kamu, aku pasti sudah lama meninggalkan Rico dengan sikap kekanak-kanakanku. “
ucap Diana lalu memeluk sahabatnya itu denga
penuh rasa haru.
***
Siang
itu udara kota Bandung sedang sejuk-sejuknya. Dihalaman belakang rumahnya, Diana
terlihat sedang asyik membuat sketsa lukisan pemandangan kesukaannya ditemani
secangkir teh hangat yang nikmat. Tiba-tiba Diana tidak sengaja menyenggol
suatu barang, setelah dilihat, ternyata itu HP-nya. Sejenak Diana teringat pada
kekasihnya. Sudah berapa lama aku nggak
pegang HP ini? Kenapa nggak ada SMS satupun dari Rico?,batin Diana.
To
: Rico
Kamu lagi ngapain?
Kamu lagi ngapain?
Setelah SMS itu
terkirim, Diana kembali melanjutkan kegiatannya membuat sketsa gambarnya. Tidak
lama kemuadian sketsa itupun selesai. Ketika melihat layar di HP-nya itu, tidak
ada satupun pesan yang masuk. Perasaan Diana mulai gusar.
To
: Rico
Kenapa nggak bales sms ku? Kamu dimana?
Kenapa nggak bales sms ku? Kamu dimana?
SMS itu Diana pastikan sudah benar-benar
terkirim. Tapi sudah lima menit berlalu, Rico belum juga membalasnya. Diana
sudah tidak sabaran. Dikirimkannya lagi satu SMS.
To
: Rico
Kamu kemana sih?!!
Kamu kemana sih?!!
Diana
terus menunggu balasan dari Rico. Tapi yang ditunggu tak juga datang. Jika
dengan SMS saja Rico tidak membalas, jadi harus pakai cara lain, satu-satunya
hanya dengan menelfon Rico! Hanya itu yang terlintas dibenak Diana. Dan ketika
telfon sudah diangkat oleh yang ada diseberang sana…. “Kamu kemana? Kenapa nggak
kasih kabar? Kenapa kamu nggak bales sms-ku? Sesibuk itukah dirimu? “ tuduh
Diana membabi buta. Emosinya terlampiaskan begitu saja, hingga ia tak sadar air
matanya sudah mulai membasahi pipinya yang seperti bakpau itu.
“ Sssssttttt…, jangan marah-marah dulu
sayang. Mending sekarang kamu buka pintu rumah deh “ jawab Rico dengan lembut
dan santai. Setelah Diana membuka pintu rumahnya….dilihatnya seorang cowok yang
begitu tampan dan rapi berdiri tegak sambil memegang sebuah boneka panda,
boneka yang selama ini diinginkannya dalam hati.” Ini, buat kamu “ kata Rico
seraya memberikan boneka itu pada Diana.
Diana
sangat terharu dengan semua kejadian ini. Dia diam terpaku dan tak tahu harus
berbuat apa. Tetesan bening air mata kembali menetes hari itu. “ Hei..,hei…,hei..,
jangan nangis dong sayang. “ kata Rico lalu menghapus air mata Diana perlahan,
lalu ditariknya Diana dalam dekapnya untuk beberapa detik. “ Ini semua aku
lakukan untuk membahagiakanmu dan untuk menebus semua kebodohanku selama ini.
Maaf ya sayang. “ kata Rico lalu mengelus lembut rambut pendek Diana. Diana
hanya dapat mengangguk pelan dalam tangisnya yang belum juga berhenti. Dan kini,
ia benar-benar tahu bahwa kekasihnya selama ini sayang menyayangi dirinya. Dan
tanpa Rico dan Diana sadari, sepasang mata misterius itu sedang memandangi
mereka dengan senyum indah mengembang.
TAMAT
Langganan:
Postingan (Atom)
